Prabowo Sebut Tahun ke-2 Kepemimpinan Momentum Tepat Reshuffle Kabinet Merah Putih

Jumat, 18 September 2026 | 08:35:31 WIB

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa evaluasi terhadap kinerja jajaran kabinetnya berjalan terus menerus. Ia menilai waktu dua tahun memberi ruang yang cukup bagi setiap menteri untuk menunjukkan kemampuan sebelum keputusan perombakan diambil.

Pernyataan itu muncul ketika Prabowo menjawab pertanyaan apakah momentum menjelang dua tahun kepemimpinannya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan reshuffle. Menurutnya, logika waktu dua tahun itu masuk akal dalam sebuah organisasi pemerintahan.

"Saya kira itu sesuatu yang logis ya, ya kan, dua tahun. Jadi masing-masing sudah punya waktu untuk membuktikan kemampuannya, dan sebagainya," ucap Prabowo.

Alasan Reshuffle Bisa Sangat Beragam

Prabowo menyebut bahwa jika reshuffle dilakukan, alasan di baliknya bisa bermacam-macam. Salah satunya adalah promosi jabatan bagi pejabat yang dinilai layak naik ke posisi lebih strategis.

Ia juga menekankan pentingnya prinsip penempatan orang yang tepat pada posisi yang tepat. Kompetensi menjadi pertimbangan utama dalam menyusun komposisi kabinet.

"Jadi kalaupun nanti ada reshuffle, saya kira antara lain untuk promosi orang, tentunya kita organisasi ini kita selalu harus cari benar-benar the right man in the right place, kompetensi, dan kalau ada yang mungkin dia enggak cocok di tempat itu ya kita harus, tadi kita harus mampu untuk mengganti orang yang benar," ujar dia.

Swasembada Pangan Jadi Contoh Kinerja Cepat

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menyebut timnya telah bekerja sangat baik. Ia mencontohkan capaian swasembada pangan yang diraih lebih cepat dari target yang dipatok.

Pemerintah semula menargetkan empat tahun untuk mencapai swasembada pangan. Namun Kementerian Pertanian mampu merealisasikannya hanya dalam waktu satu tahun.

Capaian itu menjadi salah satu indikator yang dipakai Prabowo untuk menilai bahwa jajaran kabinetnya memiliki kinerja yang terbukti di lapangan.

Sejumlah Reshuffle Sudah Berlangsung Sejak 2024

Sejak memimpin pada Oktober 2024, Prabowo telah beberapa kali melakukan perombakan kabinet. Pergantian terbaru terjadi pada Senin, 14 September 2026, ketika posisi Menteri Keuangan beralih.

Kursi Menkeu yang sebelumnya dijabat Purbaya Yudhi Sadewa kini diisi oleh Suahasil Nazara. Suahasil sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan mendampingi Purbaya.

Pergantian itu menambah daftar perombakan yang dilakukan Prabowo dalam dua tahun pemerintahannya. Sinyal reshuffle lanjutan pun semakin terbuka seiring pernyataan terbaru kepala negara.

Terkini